Kamis 11/03/2010, 12.02 WIB
Meski Musim Badai
Ekspor Impor Ikan Malaysia Indonesia terus Berjalan
BELAWAN | DNA - Meski masih musim ombak besar mengakibatkan sebagian besar pekerja nelayan maupun nelayan enggan melaut dan berimbas pada semangkin mahalnya harga ikan laut.

(foto:dnaberita/agusleo)
Musim ombak besar kegiatan ekspor impor ikan terus berlangsung
Sehingga sebagian warga di kawasan Medan Utara beralih komsumsi ikan jenis kolam seperti ikan Mujahir, ikan Bado, ikan sepat maupun ikan lele, dan ikan belut.
Selain harga ikan kolam terjangkau rata-rata perkilogramnya jenis ikan Mujahir dan lele bisa dibeli dengan harga Rp10 ribu/Kgnya dibandingkan ikan laut jenis gembung, selayang , tongkol danm bawal harganya kian meroket sejak musim ombak besar ini.
Ditempat terpisah, kegiatan ekspor impor ikan ke negeri Jiran Malaysia melalui Pelabuhan Lumut Malaysia.terus berlangsung tercatat sebanyak 40 ton ikan dari Medan Sumut berhasil diekspor ke Malaysia sebaliknya 40 ton ikan dari Malaysia turut diimpor.
Hal itu terlihat berdasarkan data Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelindo I Cabang Belawan pada Kamis (11/3) diangkut kapal MV Indomas II diageni perusahan pelayaran RPL dengan pekerjaan bongkar muat dilakukan PT PUM dengan mulai ekspor pada malam ini pukul 20.00 WIB dari dermaga 008 Pelabuhan Belawan Lama.
Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita |
|